UNIVERSALITAS ISLAM

 

kesempurnaan-islam
sumber gambar di sini

Di zaman fitnah seperti sekarang ini, agak sulit bagi kita untuk menerapkan islam secara sempurna. Karena sedikit-sedikit teroris, sedikit-sedikit radikal. Wah repot deh. Padahal Negara ini, Indonesia, mayoritas penduduknya menganut agama Islam. Jelas ini adalah strategi orang-orang yang tidak senang untuk membuat stigma negative terhadap islam.

Tidak Cuma itu, ada gerakan yang mengarahkan Islam hanya kepada aktifitas ritual-ritual keagamaan saja. Sekulerisme. Berusaha memisahkan Islam yang benar dengan realitas ummat yang terjadi. Menjauhkan Islam yang benar dari penganutnya. Islam itu hanya di masjid, bukan di pasar, bukan di kantor, bukan di bisnis, bukan di Negara.

Padahal islam adalah agama yang sempurna (kamil) dan komprehensif (syumul). Islam mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Tidak ada sedikit-pun urusan didunia ini kecuali telah diatur oleh Islam, mulai dari yang paling kecil hingga yang paling besar.

Ayo kita lihat, sisi mana dari kehidupan ini yang tidak ada dalam Islam? Semua-nya ada. Mau ke kamar kecil, ada aturannya. Mau ke pasar, ada aturannya. Mau ke sekolah ada aturannya. Urusan Negara-pun ada aturannya.

Bayangkan kalau urusan istinja (bersuci dari buang hajat) saja diatur oleh Islam, apalagi urusan yang lebih besar dan lebih rumit dari itu, jelas diatur.

Allah subhanallahu Wata’ala berfirman

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu.”(Al-Maidah:3)

Jadi apa lagi yang kita ragukan?

Sebagai seorang muslim yang kaffah, yang menyakini kebenaran agama ini secara sempurna, dan mencintai Allah dan Rasul-nya, sudah selayaknya untuk berpegang teguh dan menjalan semua petunjuk dalam ajaran agama ini.

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QsAl-Ahzab:36)

Mulailah untuk belajar Islam yang Syumul dan Kamil!

Dibahasakan ulang oleh Dang Feby bin Syamsuhar

Sumber Inspirasi: Buku kenangan Pernihakan Suci dan Faoji, (maaf judulnya lupa). Semoga yang menikah mendapat sakinah mawaddah warahmah wa dakwah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s