Tertutupinya Aib kita

Secara umum, tidak ada diantara kita yang tidak pernah salah. Tidak aja juga diantara kita yang tidak pernah berbuat maksiat. Tidak ada juga diantara kita yang tidak mempunyai aib.

Aib yang kita punya, maksiat yang kita lakukan, serta dosa-dosa yang kita perbuat itu berusaha terus menerus kita tutupi dari manusia lain. Berusaha kuat agar orang lain tidak tahu hal-hal yang buruk yang ada dan kita perbuat.

Ada yang menutupi keburukan, kemaksiatan dan aibnya dengan keburukan dan kemaksiatan juga. Yang paling banyak adalah dengan berbohong atau berpura-pura.

Semakin kita tutupi aib kita dengan keburukan lainnya, maka semakin pekat dan tertutup cahaya yang ada di hati kita.

Kalau saja orang-orang yang ada disekitar kita tahu aib dan keburukan kita, bisa jadi mayoritas orang di sekitar kita akan pergi menjauh, tidak mau mendengarkan perkataan kita lagi, hilang rasa penghormatan yang diberikannya selama ini dan lain-lain.

Saudaraku, ayo kita berhenti menutupi keburukan dengan keburukan. Berhenti menutupi maksiat dengan kemaksiatan lainnya. Ayo kita bertaubat pada Allah Subahanallahu Wata’ala. Biarlah Allah Azza Wajalla saja yang menutupi aib dan keburukan yang ada pada diri kita. DIA-lah sebaik-baik penutup aib.

Bersyukurlah jika kita masih diberi kesempatan untuk membaca tulisan ini dan setelah itu mulai berubah menjadi lebih baik lagi hari demi hari.

Dang Feby bin Syamsuhar Bahar

Pesantren Terpadu Insan Cita Serang (ICS) Banten

#IslamiCerdasSantun #ICS

Iklan

4 thoughts on “Tertutupinya Aib kita”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s