Beranda > Tafakur > Manusia “Bertopeng”

Manusia “Bertopeng”

topengHidup penuh dalam kepura-puraan dan kepalsuan itu pastilah tidak enak. Ingin terlihat berbeda dan terlihat lebih sempurna dari aslinya. Capek lah berpura-pura terus.

Meskipun capek, banyak orang yang selalu hidup dalam kepura-puraan. Ingin terlihat sholeh di depan orang lain, tetapi ketika sendiri jadi “tholeh”. Banyak yang seperti ini? Banyak banget.

Ada orang yang ingin terlihat sebagai orang baik di depan manusia, tetapi sebenarnya itu cuma kamuflase saja.

Banyak motifnya; bisa karena ingin mendapatkan nama baik, bisa karena ingin menang dalam pilkada atau pemilihan lainnya, dan motif-motif lainnya.

Mereka inilah MANUSIA BERTOPENG, yang kemana-mana, di depan orang lain selalu memakai topeng, menggunakan berbagai strategi pencitraan agar TOPENG terlihat seperti asli.

Ibarat emas asli/emas murni akan mahal harganya, tetapi emas imitasi tidak sedikit orang yang mungkin dikasih gratisan pun akan menolak.

Sahabatku, berhentilah menjadi MANUSIA BERTOPENG!

Ayo lepaskan dulu TOPENG mu!

Jadilah yang asli, karena Allah Subhanallahu Wata’ala tidak menerima sesuatu kecuali hanya yang ASLI saja. Sebagus apapun TOPENG yang kita gunakan, itu tidaklah bernilai di mata Allah Subhanallahu Wata’ala.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Di antara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian,” padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman. Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar. Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” (Al-Baqarah: 8-10)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka.” (QS.An-Nisa: 145)

Ayo Ishlah diri menuju lebih baik. Ingatah bahwa orang yang tulus dan “berwajah satu” akan tetap terdepan dan mulia di hadapan Allah Azza Wajalla, sedangkan orang yang bermuka “TOPENG” akan terhina dan binasa.

“Ya Allah selamatkan kami dari riya’ dalam hati kami. Selamatkanlah kami juga dari sifat kemunafikan dan semisal itu” aamiin

Dang Feby bin Syamsuhar Bahar, ba’da Gerhana bulan 08.08.2017 di Pesantren Terpadu Insan Cita Serang, Banten

#InsanCitaSerang  #ICS   #IslamiCerdasSantun   #PesantrendiBanten

Iklan
Kategori:Tafakur
  1. Agustus 8, 2017 pukul 12:01 am

    Terimakasih pencerhaannya mas Feby
    Meskipun tidak gampang ya melepas topeng, tapi tetap harus diusahakan. In Sha Allah

  2. Agustus 8, 2017 pukul 2:32 am

    Jadi ingat ini : ” Bersikap baik dan berpura-pura merupakan hal yg berbeda, bagai pesawat dan roti lapis, baik dan munafik, jujur dan sebaliknya.” #2017 haha

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: