Arsip Kategori: Hadits

KAJIAN BULUGHUL MARAM, Bab V Mendorong Untuk Melakukan Kebaikan (Hadits 1287-1290)

Oleh : KH. Muhamad Syamlan, Lc (Pengasuh Pesantren Rabbani Bengkulu)

Hadits ke 1287
Tawadhu’

وَعَنْ عِيَاضِ بْنِ حِمَارٍ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( إِنَّ اَللَّهَ أَوْحَى إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّى لَا يَبْغِيَ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ وَلَا يَفْخَرَ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ ) أَخْرَجَهُ مُسْلِمٌ

Dari Iyadl Ibnu Himar Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku agar kalian merendahkan diri sehingga tidak ada seorang pun menganiaya orang lain dan tidak ada yang bersikap sombong terhadap orang lain.” Riwayat Muslim.

Lanjutkan membaca KAJIAN BULUGHUL MARAM, Bab V Mendorong Untuk Melakukan Kebaikan (Hadits 1287-1290)

Iklan

Seputar Kisah Isteri Yang Dilarang Suaminya Keluar Rumah Hingga Sang Ayah Meninggal Dunia; Benarkah?

Oleh KH.Muhammad Syamlan,Lc (Pengasuh Pesantren Rabbani Bengkulu)

عن أنس بن مالك عن النبي صلى الله عليه وسلم أن رجلا خرج وأمر امرأته أن لا تخرج من بيتها وكان أبوها في أسفل الدار وكانت في أعلاها فمرض أبوها فأرسلت إلى النبي صلى الله عليه وسلم فذكرت ذلك له فقال أطيعي زوجك فمات أبوها فأرسلت إلى النبي صلى الله عليه وسلم فقال أطيعي زوجك فأرسل إليها النبي صلى الله عليه وسلم إن الله قد غفر لأبيها بطاعتها لزوجها. رواه الطبراني في الأوسط وفيه عصمة بن المتوكل وهو ضعيف

Dari Anas bin Malik dari Nabi SAW bahwasanya ada seseorang yang keluar (bepergian) dan memerintahkan istrinya untuk tidak keluar dari rumah. Sementara ada ayah wanita itu tinggal di bagian bawah rumah, sedangkan sang wanita tinggal di bagian atas.

Lanjutkan membaca Seputar Kisah Isteri Yang Dilarang Suaminya Keluar Rumah Hingga Sang Ayah Meninggal Dunia; Benarkah?

KAJIAN BULUGHUL MARAM Bab V: Tentang Mendorong untuk melakukan kebaikan (Hadits 1282-1284)

Oleh: KH.M.Syamlan,Lc (Pengasuh Pesantren Rabbani Bengkulu.

HADITS KE 1282

وَعَنْ مُعَاوِيَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم ( مَنْ يُرِدِ اَللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي اَلدِّينِ ) مُتَّفَقٌ عَلَيْه

Dari Muawiyah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah ia akan diberi pemahaman tentang agama.” Muttafaq Alaihi.

Lanjutkan membaca KAJIAN BULUGHUL MARAM Bab V: Tentang Mendorong untuk melakukan kebaikan (Hadits 1282-1284)

BERGAUL DAN BERSABAR

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الْمُؤْمِنُ الَّذِي يُخَالِطُ النَّاسَ وَيَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ أَعْظَمُ أَجْرًا مِنْ الْمُؤْمِنِ الَّذِي لَا يُخَالِطُ النَّاسَ وَلَا يَصْبِرُ عَلَى أَذَاهُمْ.

“Orang yang beriman, yang ia berbaur (berinteraksi) dengan manusia dan bersabar atas perbuatan buruk mereka, lebih besar pahalanya daripada seorang yang beriman, yang tak berbaur (berinteraksi) dengan manusia dan tidak sabar atas tindakan buruk mereka.”

Lanjutkan membaca BERGAUL DAN BERSABAR

Mengenal Ilmu Hadits

Definisi Musthola’ah Hadits

HADITS ialah sesuatu yang disandarkan kepada Nabi Muhammad SAW baik berupa perkataan, perbuatan, pernyataan, taqrir, dan sebagainya.

ATSAR ialah sesuatu yang disandarkan kepada para sahabat Nabi Muhammad SAW.

TAQRIR ialah keadaan Nabi Muhammad SAW yang mendiamkan, tidak mengadakan sanggahan atau menyetujui apa yang telah dilakukan atau diperkatakan oleh para sahabat di hadapan beliau. Lanjutkan membaca Mengenal Ilmu Hadits

HADITS-HADITS DHA’IF DAN MAUDHU’

Hadits-hadits yang dinisbatkan kepada Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam ada yang shahih, hasan, dha’if (lemah), dan maudhu’ (palsu).

Dalam kitab haditsnya, Imam Muslim menyebutkan di awal kitab sesuatu yang memperingatkan tentang hadits dha’if, memilih judul: “Bab larangan menyampaikan hadits dari setiap apa yang didengar. Lanjutkan membaca HADITS-HADITS DHA’IF DAN MAUDHU’