Arsip

Archive for the ‘Puisi/Syair’ Category

Ngilu

Hatiku masih terasa ngilu

Teringat dengan semua yang telah aku ucapkan kepadamu.

Bibir ini mulai kaku, Diam membisu

Baca selanjutnya…

Kategori:Puisi/Syair

Mentariku Kini Tak Hangat Lagi

Kusambut mentari pagi dengan wajah yang berseri

Kulihat mentari pagi seperti ada yang berbeda,

Cahayanya mulai meredup

Kurasakan kehangatannya yang tak sehangat waktu itu.

Baca selanjutnya…

Kategori:Campur, Puisi/Syair

Nak, Jangan Benci Abi ya

Jangan benci abi ya…

Abi telah berjuang untuk kalian

Abi telah berusaha melakukan semuanya untuk kalian

Nak, Jangan benci abi ya

Baca selanjutnya…

Kategori:Puisi/Syair

Untuk para lelaki

Januari 15, 2017 3 komentar

Untuk lelaki yg katanya mencintaiku….

Cintai aku bukan karena cantiknya parasku, karena sesungguhnya kecantikan akan berubah seiring bertambahnya usiaku… Baca selanjutnya…

Kategori:Puisi/Syair

Badai Itu Belum Berlalu

Oleh Titin Sri Mu’minatin

gelombang dan badai ini belum berlalu

dia asik menghalau lajuku

kucoba tuk berteduh dari badai itu

namun tak jua hilang lamunku Baca selanjutnya…

Kategori:Puisi/Syair Tag:

Surat Cinta Untuk Ibu

Oleh Emas Maesaroh

087049300_1462168336-DOA_IBUHari ini aku sedang merindu…

Pada sosok yg slalu menyayangiku…

Yang slalu setia mendengarkan rengekan dan tangisanku… Baca selanjutnya…

Aku Bukanlah Mawar

Oleh Emas Maesaroh

Aku bukanlah bunga mawar yang dapat menghiasi dengan keindahan warna yang menghiasi suasana.

Bukan pula bunga melati yang mampu menebar wewangian. Baca selanjutnya…

Kategori:Puisi/Syair Tag:,