Malu Jadi Orang Bengkulu

Sebetulnya Provinsi Bengkulu adalah Provinsi yang Indah. Banyak objek wisata yang bisa dikunjungi. 

Pada masa penjajahan dulu pun Bengkulu juga merupakan incaran, ketika daerah lain di Indonesia dijajah oleh Belanda, Bengkulu justru dijajah oleh Inggris. Walaupun setelah itu Inggris menukar Bengkulu dengan Singapura.

Meskipun Bengkulu adalah Provinsi yang Indah tetapi secara pengelolaan masih “Jauh Panggang dari Api”. Bengkulu masih termasuk daerah Tertinggal. Provinsi yang berada di belahan barat tetapi seolah berada di belahan timur Indonesia. Ini disebabkan penyelenggara negaranya yang masih mementingkan perutnya sendiri.

Hari ini muka saya selaku orang Bengkulu asli kembali tercoreng. Pada bulan Ramadhan yang seharusnya diisi dengan amal ibadah tetapi justru terkena OTT KPK. Istri Gubernur Bengkulu, Ibu Lili Matani Mudari terkena OTT KPK. Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti bersama Istri dibawa ke Jakarta oleh KPK hari ini (20 Juni 2017) Diduga terkait suap proyek Jalan.

Minggu lalu, Jaksa Kejaksaan Tinggi Bengkulu juga terkena OTT KPK. Diduga terkait perkara yang sedang ditanganinya.

Gubernur Bengkulu priode sebelumnya Agusrin M.Najamudin juga tersangkut kasus korupsi dana bagi hasil pajak sehingga beliau harus beristirahat di Hotel Prodeo Suka Miskin Bandung.

Aduh, Malunya diri ini. 2 kali berturut-turut Gubernur pemimpin Provinsi Bemgkulu harus berurusan dengan penegak hukum.

Padahal ketika kampanye yang lalu, Gubernur Ridwan Mukti sendirilah yang berkata bahwa “Bengkulu ini Kolam Kecik Isinyo Buayo Galo” (Bengkulu ini kolam kecil yang isinya Buaya semua) ketika menyinggung tetang korupsi yang membuat Bengkulu susah untuk maju.

Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami pemimpin yang adil dan  takut kepada-Mu, sehingga membawa negri ini keluar dari keterpurukan berkepanjangan. Aamiin

Dang Feby bin Syamsuhar Bahar

Kategori:Opini

Nak, Jangan Benci Abi ya

Jangan benci abi ya…

Abi telah berjuang untuk kalian

Abi telah berusaha melakukan semuanya untuk kalian

Nak, Jangan benci abi ya

Mungkin abi tidak bisa seperti orang tua lain

Mungkin abi tidak sempurna melayani kalian

Mungkin abi pernah dan akan berbuat salah pada kalian

Tapi tolong jangan benci ya nak

Abi mencintai kalian semua karena Allah

Nak, Jangan benci abi ya

Abi bukan orang yang sempurna yang bisa mengatur semuanya dengan baik

Abi bukan orang kaya yang bisa memenuhi semua permintaan kalian

Nak, jangan abi benci abi ya

Walau abi belum bisa memenuhi kebutuhan kalian semua

Walau abi belum bisa membelikan mainan bagus

Walau abi bisa membelikan pakaian bagus

Walau abi belum bisa membelikan kalian makanan enak

Walau abi belum bisa memberikan rumah bagus

Walau abi mungkin sering marah

Jangan benci abi ya

Abi akan berusaha

Abi akan terus berjuang

Abi akan terus bertahan

Untuk kalian semua

Untuk orang-orang yang abi sayangi

Doakan ya Nak

Kategori:Puisi/Syair

MENTOK

Berada dalam kondisi serba salah? Ga enak banget. Akhirnya jadi diam saja, ga ngapangapain

Kalau bahasanya Warkop DKI, “Maju kena, mundur kena”

Kalau dalam peribahasa “Ibarat makan buah simalakama, dimakan bapak mati, ga dimakan ibu mati”

Orang pada kondisi seperti ini kebanyakan memilih tawaquf (berdiam diri). 

Jadi teringat cerita Abu Nawas yang sering dibuat serba salah oleh Baginda Raja. Untung Abu Nawas termasuk orang yang jenius sehingga bisa lepas dari perasaan yang serba salah itu. 

Nah kalau orang uang biasa-biasa aja gimana dong? Ya MENTOK.(dibaca tebal sebagaimana membaca menjadi, kalau salah baca bisa berbeda makna)

Doug Fields dalam bukunya “Fresh Start” (Edisi Terjemahan berjudul Awal Baru, Gramedia:2012) mengatakan:

Kementokan” dapat menjadi masalah bagi kita dan orang kita cintai. Ia dapat menyerap harapan kita dan membuat kita merasa gagal secara spiritual. Ia dapat merampas sukacita kita. Ia dapat mencuri vitalitas, kepercayaan diri, dan kepuasan kita. Lebih buruk lagi, hal-hal yang terus membuat kita mentok bisa tumbuh hingga akhirnya menghancurkan kita.(p.3-4)

Kategori:Tafakur

Mumpung Ramadhan, Ayo Belajar

Abu Aliyah berkata: “Pelajarilah islam, apabila sudah mempelajarinya janganlah berpaling ke kanan maupun ke kiri. Tetaplah di atas jalan yang lurus, jalan yang ditempuh oleh nabi kalian dan para shohabatnya. Jauhilah oleh kalian hawa nafsu yang akan menyebabkan bermusuhan dan saling membenci.” (Al Ibanah no 136, Ibn Baththah) Baca selanjutnya…

Kategori:Tafakur

Please, Bela Aku Dong.

Siapa yang kalau sedang kena marah tidak mau dibela? Pasti kita semua ingin dibela ketika dimarahi oleh seseorang, terlepas itu salah atau benar.

Idealnya memang ketika dimarahi atas kesalahan yang kita perbuat maka kita harus ikhlas dengan itu semua. Wajar, karena siapa yang bersalah maka harus menerima semua konsekuensi logis atas kesalahan tersebut. Baca selanjutnya…

Kategori:Campur

Kita Sendiri yang Menyebabkan Musibah Itu

musibah 2

sumber gambar: Salamdakwah.com

Keluhan lebih sering keluar dari lisan kita ketika kita tertimpa musibah. Seiring dengan meningkatnya keimanan kita maka bekurang juga keluhan yang keluar dari lisan kita, berganti dengan pikiran positif dan dzikir kepada Allah Subhanallahu Wata’ala. Baca selanjutnya…

Anomali, Ramadhan Kok Boros?

Oleh Feby Arma Putra

ramadhan boros

sumber gambar: Goodreads.com

Marhaban ya Ramadhan, Marhaban ya Syahrul Qur’an. Bulan yang sangat dinanti-nanti bagi seluruh umat Islam dunia. Mayoritas umat Islam akan berlomba-lomba memperbanyak ibadah di bulan suci ini. Tetapi ada yang menggelitik pemikiran saya untuk dituliskan. Tentang anomaly yang terus berulang setiap tahunnya pada Syarusy Siyam ini. Baca selanjutnya…

Kategori:Opini